Jumat, 14 Juni 2013

To All You H-8-ers Out There *middle finger*

Never judge people from their tweets. Bener deh. 99% pencitraan kok. Ktemu and kenal aslinya nanti shock loh. Really. Gak cuma satu atau dua orang yang ditwitter manggil smua followersnya "cantik" "sayang" "manis", aslinya gue kenal bejat seada2nya. Suer. Buat yang para insan pertwitteran yang cerdascerdas"Kepalsuan" ituh gampang dideteksi kok. Pinter2 ajah milah. Twitter ituh mainan yang menyenangkan untuk ngebacain orang loh . Hal teriseng yg seneng gue lakuin tuh tiap "mreka2 yg palsu" ngetwit "makasih cantik" nah gue buka deh avatar yg ditwit. Cantik?rrrhhh... Jedang! :| Memang sih, cantik itu relatif, tapi kan..jelek ituh mutlak, sodarasodaraskalian. Maap maap deh nih yah. Gue terlalu jujur apa adanya. Kalo kalian juga jujur, pasti ngerti deh. Gak tersinggungan. Kali. Serah deh. Eh kok panjang. Dan kalo kalian gak punya sense of humor, atau di ktp tertera "alay" di profesi. Jangan mainan twitter deh. Stick with friendster ajah. Makanya gue sering banget bilang jangan terlalu serius and sensi di twitter, nanti cepet matik. Twitter tuh..social media buat main2 imut. Yang ngerasa punya mental "tempe", kalian bahkan tidak pantas untuk memiliki akses ke internet, habitat kalian mentok di...warteg ajah. 

Anyway, gue bangga banget punya sharenisti yang solid, yang bukan karbitan, you know who you are :') Tapi, i must say, gue lebih bangga lagi punya haters #jedang Why? Krn untuk "membenci" itu dibutuhkan energi yang jauh lebih banyak dari "mencintai". Gak percaya? Coba deh dirasa2..capean mana? That's why gue mrasa bertanggung jawab untuk lebih ngeladenin haters drpd lovers, krn gue menghargai usaha mreka yang sungguh menghibur gue. "Sharenisti" sudah senang dan damai apabila gue menjadi diri sendiri dan apabila gue berkarya sebaik mungkin buat mreka. Smua kritik mreka adalah motivasi buat gue. Suer. Really. Beneeyy deh.  Kalo haters, bayangin deh. Sluruh waktu mreka didedikasikan untuk menunjukkan obsesinya terhadap "kita..idola"nya, akuh..akuh..terharu :')  *elap air mata buaya*  

Gue punya ratusan ribuan jutaan pendapat di otak gue yg klewat cerdas inih. Maka dari itu, Si manusia bidadari ini (baca: gue) diwajarkan donk kalo slalu berpendapat. Ada pendapat positif, ada negatif,tp smuanya jujur dari hati yang paling deep dan berdasarkan fakta dan logika yang ada, if you dont like it, then unfollow (If you know how to, coz some idiots, apparently dont). Yang memukau buat gue, para haters atau mungkin "mreka yang berasa diomongin"akan kmudian membuat hari gue supermenyenangkan dengan..melawan. Makhluk2 klewat sensitif inilah yang gue sebut "hiburan gratis nan indah dalam kehidupan cyber gue. Anehnya, makhluk2 ini biasanya berbentuk..telor. Yup. avatar (pengganti pas foto di KTP) mereka adalah sebuah telor (kalopun pake foto asli, pasti ancur LOL). Sgitu gak punya identitasnya mereka. Para akun anonim beravatar telor dengan jumlah followers nol can wipe your mouth with alcohol and kiss my shiny superb ass ;p #patenkan Really. #bahagiaitusederhana Hidup akan semakin indah ktika mreka mulai menyerang balik gue dengan "riset2 kilat" mreka soal gue di mbah google yg hanya 30% benar adanya. Mreka yang beneran "kenal" gue, tau gue anti impocemen dan sejenisnya. Gue prefer "dikenal" dr ocehan lgs dr gue lewat blog and twitter.

Sungguh lucu adanya ktika haters menyerang kita dengan fakta2 melenceng and maki2an yang ujung2nya bikin ngakak. Beneran deh. Hillarious yet Ironic!  Terlebih, ktika mreka mulai ngetwit terstandar "kurang berpendidikan". Gini yah, dengan sombongnya saya akui saya anak cerdas cermat. Dari jaman SD-SMP-SMA, gue (dengan sombongnya) selalu juara kelas, 85% rangking 1, kalopun lg fase males, mentok juga rangking 2/3. Silahkan kroscek. Rapor gue slalu membanggakan. I have really proud parents. Makanya sebadung apapun gue kalo brantem di skolahan, sedipanggil2nya nyokap sama kpala skolah, mreka ga bisa apa2, krn nilai akademis gue fantastic (masih dengan sombongnya).  Jaman kuliah, hanya semester 1 bertingkah. Bolos muluklah, nitip absen, duduk paling blakang, gak mratiin dosen (byasa baru blajar gaul) abis itu ga betah sendiri, mulai balik srius. Buat gue, mendapatkan nilai A stiap mata kuliah itu mudah. Why? Akuh dari balita bergizi tinggi dan gen jenius mengalir di tubuh indah ini. Jadi, (dengan sombongnya) gue lulus S1 dengan hasil yang sungguh amat memuaskan, dengan teman2 yang iri krn gue bahkan ga usaha keras. ;p Cukup duduk di depan stiap kelas, menyimak dan mencatat, kmudian otak bidadari yg sperti spons ini bisa menghafal smuanya (dgn sombongnya). Jadi, kalo kalian bukan lulusan(minimal) S2, ati2 kalo nyela pendidikan gue, bener deh, nanti malu sendiri loh, gue kan kadang2 ga tegaan anaknya (kadangkadang banget, lebih sering jarangnya).  
Remember: Surrounded by idiots. Makes you look smart, but still wont make you smarter. It will drive you crazy, though. Gapapa deh. Yang penting seneng. Lanjut. 

Satu lagi alasan gue cinta twitter, krn ada pilihan "block" which is beautiful. Kalo di dunia nyata, pengganti "block" adalah sbuah tamparan (kencang). Bayangin,haters udh stengah mati caper, maki2 fitnah, nge-bomb mention, tapi kitanya cuma tertawakan sesaat, atau mungkin nye-mes singkat dengan nyela avatar haters (yang 90% pasti busuk) kmudian.."BLOCK" jedaaang! Huahahha kaya digaplok pasti rasanya. Perih. Dan untuk membuat smua lebih indah, "haters" yang niat (baca: gak punya kehidupan, dan kalopun ada, kehidupannya di orbitin mengitari hidup kita. Ciyan) akan kmudian khusus (demi kita :'))membuat akun baru untuk stalk kita dan mengulangi (kebodohannya).  Mungkin keberhasilan tertinggi dari para haters, adalah apabila mreka sudah pada titik membuat akun khusus, entah di friendster, facebook, ataupun twitter dengan nama "xxx-hater" atau "anti-xxx" disitulah si "xxx" perlu merasa bangga. :))) Jujur, ketika akun2 baru dengan admin2 haters yg sama itu bermunculan, level keterharuan dan ketersanjungan sperti sulit dibendung :') Dan kemudian, gue menikmati smuanya, ktika cukup puas, gue pun nge-click BLOCK..again! Huahaha digaplok lagi mreka *multiple orgasm*

Sumpah hidup ituh jauh lebih bahagia ktika kita bisa menikmati hal2 sepele dan serendah haters :') you guys, girls, bancis are awesome! Gue sering kok ngetwit lokasi shooting, namun yang slalu dateng hanya sharenisti2 kece, haters cuma punya jempol dan muka kurang kece. Mreka ga punya nyali untuk nyamperin, padahal hati, pikiran, bogem dan golok gue slalu terbuka untuk mreka. Makanya yang berpikir gue nge"block" krn takut, think again. Gue casing cewek but i got balls, bigger than yours. Yes you, cowards  ;) Again, makasih haters, tanpa kalian..hidup gue...akan tetap seru-asik-bahagia-menyenangkan, dijamin hidup gue jauh lebih indah dari  kalian, tapi kalian membuat hidup gue ... berbumbu :') tanpa kalian hidup gue dapet pembenaran dari miss inul, bagai sayur tanpa garam.  Dan gue paling ga stuju dengan ucapan "haters adalah fans yang tertunda". Karena haters will always be haters, sampe matik pun, biarpun kalian move on dr subjek yang dibenci, kalian pasti nemu yang baru untuk diprospek. kacian yah :(  Haters slalu memberikan banyak alasan untuk tertawa ngakak.  Too much laughter can kill you. But then, you'll die happy. Dont worry. 

Menjadi seorang "fan"  itu dedikasinya tinggi,  tanggung jawabnya berat, jangan ngasal ngaku2. Gak tau apa2 soal idolannya tapi brani braninya memproklamirkan kalimat: "Aquh TuH, feNs nOm3R s4tU qq, kOk QQ cU3k1n akUh ciYh? AquH m4u bunuH d1r1 aj4h k4lo g1tuh" apabila kalimat ini muncul, insting pertama gue adalah untuk membalas "sok atuh". Fans nomer satulah, fans berat lah, tapi ga tau apa2 soal kita. Memalukan. Mending kalo mau "ngaku2" doank, skalian aja ngaku jd seorang "idola" kan keren. Gimane sik?! Cth: "Dulu tuh gue "idola" loe, tp skarang kakak sombong, gue jadi ilfil. Gak mau lagi ah jadi "idola".Aku mau balik jd "bukan siapa2" aja lagi :| *kriiiiik*

Enuff said, kayanya yah. More than enuff sih. Blog edisi special "pembukaan nemu password baru ini" didedikasiin untuk para haters yang sangking seringnya di "Gaplok cyber" udah ga bisa stalk akun bidadari" udh kbagusan banget inih dapet satu judul. 

PS: blog kali ini, bagi para haters, dapat menyebabkan pedih di hati, perih dimata, hidung tersumbat, airmata berceceran, muka gitu2 aja...tetep minimalis sampe matik. Jadi gue ga tanggung jawab yah. Go cry to mommy, who doesnt love you obviously kalo hidup kalian bertitle "hater" :') 

Another PS: yup! Ini hasil penulisan tweets saya dahulu, dirangkum kembali dengan sedikit penyempurnaan buat blog. Biar double nusuknya ;p 

xoxoxoxo,
-bidadari tanpa GPS-
*peace*

Jumat, 19 Agustus 2011

Dua Melawan Dunia

Ajakku terbang belahan jiwaku
Dengan sayap kokoh di punggungmu
Menyelami segala rintangan yang menggunung
Kita tantang smua dengan senyum

Melawan arus arti benar bagi mreka
Hanya kita yang tau cinta
Salah hanya sampul yang terlihat
Lubuk dalam tulus tenang

Hati terkunci erat
Untuk segala yang berparas jahat
Hanya dua melawan dunia
Percaya penuh kekuatan sayang

Abadi pasti ikatan ini
Terbalut hangat dengan kasih
Kuat kebal ikuti suara hati
Tidak perlu kata janji

I love you bie
Its you and me against the world

-S-



Senin, 15 Agustus 2011

Broken

Not alone yet lonely. Waiting for that spesific ring that never came. Pick up the thing that keeps her busy most of the time. Its broken, not literally but it has lost its meaning without that ring. That specific ring. Waiting constantly in pain. That weird feeling in her tummy. That something is going wrong. So wrong. It is what it is.

There's nothing else she can do but just sit at her bedside and stare. Stare at the window into nothing. Nothing. Not a single thing drew attention to her lonely heart. Stare at the wall with her empty look, stare at the window curtain that have more life than this feeling, stare at the fuzzy little thing that she keeps warm at night.

An hour past through and nothing. Nothing has changed. Not a single sound. Tried her best to understand why he's not there when she needed him the most. Life. Busy. Ofcourse. Karma maybe. Broken yet accepting. It is what it is. Emptiness.




Sabtu, 13 Agustus 2011

CarloKitty

CiLukBA!!!!
Im baaaaaccckkk ;)
Forgive me fellas, saya abis bertapa di goa antah berantah. Otak yang terlampau cerdas ini mendadak mogok muntahin isinya di blog. Entah mengapa. Saya pun terpaksa ingkar janji terhadap diri saya sendiri dan juga Tangsen from the book Madre. Aaah sudahlah. Wanita berparas cantik berumur 17 tahun ini kan juga manusia *kibas rambut* tetep.

Setelah beberapa hari ini gue akhirnya didudukan di depan laptop saya tercinta ini, browsing 7000 nyaris 8000 foto di iphoto dan menemukan foto-foto lama. Mendadak merasa gak adil foto anjing saya dulu gak ada di entri saya sebelumnya. Sedihnya cuma ktemu foto si Ben (alm.) my second doggy. My first doggy, Chicco (alm.) gak ada fotonya :,( dulu masih kamera jadul. Oh i hope i can find it somewhere.





Anyway setelah kmaren ngebahas anjing, ternyata gue diambekin kucing gue si Carlo. Gue ga tau dia tau darimana, yang pasti pas pulang gue dijutekin parah, trus pas bobo gue dipantatin. Setelah gue berpikir keras pasti dia denger dari someone (secara teknologi skarang canggih) kalo gue sekarang nulis blog and dia gak dibahas. Yes, dia cemburu. Im sorry kitty. So, I made him a promise i will write a blog just for him.

I was always a dog person. Gue emang cinta binatang tapi dari dulu kalo suruh milih kucing atau anjing, gue pasti lebih ke anjing. AWWWWW!!!! (sorry gue baru dicakar die). Yes gue nulis blog ini sambil diawasin ma carlo di seblah gue. Sumpah. Dia mendadak sensi -_-! Okay. My cat scares me. Nanti gue akan post foto bukti kalo dia beneran ngawasin seblah gue sekarang. Asli. TUH!



Lets start from the beginning. One day, me and my ex ke petshop buat vaksin my dog, Ben. Disana my ex (kita sebut saja si x byar singkat) (cuma beda satu huuuurrruuuff shar "my ex" dan "si x" capedeeh) bodoamat. Eh iyah lanjut, si x di petshop spotted carlo dikandang a 6monthsold kitty for sale. He loved it, sedangkan gue belom terlalu suka kucing, i think they're cute tapi ga pengen piara. Anyway we went home tanpa ngebahas kucing. Minggu depannya si x bday so i thought ya udah deh yee males mikir. Beliin kucingnye aje ye. So, gue dengan nekatnya beli si carlo. I took him home, bawa ke kamar, sedikit demi sedikit mulai jatuh cinta sama kelakuannya. Seumur2 gue ga pernah deket ma kucing, dulu gue kira kucing tuh flat, galak, gak lucu and sombong. AWWWWW!!! (maaf dicakar lagi) Im NOT DONE TYPING CARLOOOO!!! (BRB gue debat dulu ye ma kucing gue). Okay. Huff. GUE TUH MAUUU BILAAANG KALO TERNYATA GUE SALAAAH (puas CArlooo?) Ternyata di luar dugaan, kucing itu punya gestur2 khas kecil yang bahkan bisa lebih lucu dari anjing terkadang. Anyway, akhirnya I gave Carlo to si x. Dan gue sedih musti pisah ma dia. Beberapa bulan berlalu, dan gue sebel dia (Carlo) gak pernah dimandiin dan jadi kurus, dikasih makannya irit. Jadi gue sering nyulik dia trus gue mandiin, cekokin makan biar endut. Jadi carlo dioper sana sini mulu. ENTER dulu yee pusing gue.

After like a year, me and si x putus (Loooong stooory). Pada saat itu, posisi Carlo ada di gue and gue request that i get to keep him (Carlo), si x said Okay. Jadi resmi sudah, Carlo is MY kitty now. Dia bobo ma gue, bertaun2 sampe skarang, umurnya udah 8 thn. Honestly, dia kucing terlucu dan termanis yang pernah gue kenal (kecuali skarang, lagi sensi berat die). Dia garfield parah, all he does is eat and sleep, dengan muka flatnya tapi manja berat. Dan even kata orang yang mandiin dia di petshop, dia satu2nya kucing yang ga pernah nyakar atau gigit pas dimandiin. Super Sweet.











Banyak hal baru yang gue blajar tentang kucing dari Carlo. Kucing itu Super Intelligent, dari awal gue beli, gue taro bak isi pasir dan dia pup and pipis di dalem bak itu,trus dia kubur sendiri kotorannya (padahal gak diajarin, its instinct). Trus dia jijikan parah jadi gue harus taro keset seblah baknya buat dia peperin kakinya abis ke WCnya itu. Dia juga suka kurang ajar, sebelum dia puppy dia slalu bangunin gue, disuruh nonton dia memproduksi tainya (lagi pengen ngetik jorok boleh donk) supaya gue bisa langsung buang tainya (lagi) ke toilet and flush it. Royalty banget nih kucing. AAAWWW!!! byasa. trus kalo tidur maunya dikelonin, jadi posisi gue bisa spooning sama kucing sendiri, dan ujung2nya kalo bangun antara tangan dia udah dimuke gue, kalo gak yah gue dipantatin.

Carlo setia banget ma gue, gue kan pulang slalu jam2 ajaib, dan stiap gue buka pintu jam brapapun itu, dia pasti udah didepan pintu nungguin gue pulang, trus ritualnya ngikutin gue kmanapun, bahkan gue ketoilet sampe bobo. sampe kamar pun dia langsung minta disisirin, jadi gue tinggal megang sisir di satu titik, dia yang bakal mondar mandir guling gulingan menyisiri dirinya sendiri. Enak. gue gak pegel. Trus kalo tidur posisinya bisa kaya superman (brasa terbang kali mimpinya). Satu hal teraneh gue dulu sempet menyangka kalo Carlo itu bisu. Jadi dia bisa mangap berekspresi seolah_olah dia lagi mengeong tapi ga ada suaranya. Ajaib. Tapi kalo dia lagi kepepet (spt: kekunci di luar kamar dan pengen masuk, atau terjebak dalam lemari) mendadak dia bunyi. Meongnya fals banget. AWWWWW!!!



Okay bentar gue pegel, BRB yah gue minta persetujuan dia buat udahan dulu. ........... okay. Carlo cukup puas. tapi dia kibas kumis barusan. Songong abis ni kucing. Jiyaaaah dia masuk baknya. Kesempatan gue buat jujur tanpa diawasi. I LOVE my cat. He's the only cat that i love. even kalo gue kerja di luar kota berminggu-minggu, gue slalu mimpi dia. Ada yang pernah bilang kalo kucing suka ngasih mimpi kalo dia kangen, jadi kita ternyata sama2 merindu :). Smua yang pernah ktemu Carlo pasti langsung sayang, dan ternyata kucing jantan 3 warna itu pembawa keberuntungan. Pas banget padahal gue belinya gak tau apapun soal kucing. Ternyata, He's my lucky charm. Kmanapun gue akan tinggal, Carlo akan slalu ikut sama gue. *cipok carlo*

Alritey, thats about it. Smoga dengan blog ini, smua bakal tambah sayang sama kucing2nya yaaaaah. udaaah yaaaah. alhamdulilllaaah ya blog saya ini sesuatu *tetep ala syahrini*

Salam ngubur tai di bak pasir. Peace youw!
xoxoxo -S-

Rabu, 10 Agustus 2011

Non-Profs, Go Home!

Olaaaa chikaaassss, maaaaaf yaaah gue merasa berdosa absen ngeblog karena satu dan lain hal. Gue punya janji sama diri gue sendiri to blog everyday so absennya blogging kmaren sama dengan 2 blog for today. Fair enuff yah?

Proffesionalism. Di bidang kerjaan gue jauh lebih gampang nemuin yang nonproffesional "workers" and paitnya somehow toleransi terhadap makhluk2 itu terlalu tinggi. Ini menjijikan buat gue. I LOVE my job. Gue seneng berkarya, gue seneng tertantang dan gue seneng gue punya kesempatan buat nyari duit di dunia yang gue bergairah (hayo jangan jorok otaknya *tabok*) ngejalaninnya. Dan gue paling gak tahan sama orang2 yang gak pro karena suka gak suka kerjaan gue gak akan bisa rampung without teamwork. Jadi kelalaian satu orang otomatis punya chain reaction sama smuanya.

Takeran profesional buat gue salah satunya adalah semangkok ketepatan waktu. Gue paling murka sama makhluk yang gak.menghargai waktu. Telat seenak jidatnye (yang gak enak2 banget keaseman) terus dateng2 woles aje gitu kaya itu hal byasa. Pemain2 seperti inilah yang selalu gue bantai habis dengan sindiran di lokasi. Gue (perempuan manis 17 thn) selalu berusaha mati2an untuk ontime. Sekonyol apa mulainya gue pasti menghargai. Alhasil, 99 kali dari 100 percobaan gue slalu dateng pertama dan nunggu paling lama. Babik. Tapi pola ini gak akan ngalahin gue. Gue gak akan pernah ngikutin "jam karet" makhluk2 itu. Apalagi setiap mereka menjustifikasinya sebagai "budaya timur" aaah taeeelah. Budaya timur my ass. Kalo itu memang diakui sah sebagai "BUDAYA" timur then gue MALU gue anak timur!

Way back ago, ada seseorang yang gue respect ngajarin gue kalo skenario adalah senjata perang terbasic kita kalo mau kerja. Ibarat agama, kitab suci gue kalo kerja yah adalah skenario ini (ngelirik script terjilid yang bersinar). Sebelum kerja gue slalu minta di emailin script, lalu minta hardcopynya, and then gue jilid, and gue breakdown. Abis itu baru bedah (macem dokter aje gue). Like i said, i love my job. Kaya mau perang gue udah well prepared dipersenjatai skenario, pemahaman, and karakter yang pengen gue bentuk di setiap judul lengkap dgn wardrobe yang udah gue konsepin. Jadi wajar aja setibanya gue di medan perang dan gue nemuin makhluk2 yg baca script asal2an, gak hafal, dan TOLOL pasti gue bantai juga. Pengen tabok pake skenarionya trus suruh pulang baca dulu. Aslik. Sama aja bawa pasukan gara2 satu tolol smuanya mati (sound effect masuk suara tembak2an dan bom lebay). WOY kite caru duit disinih! Jangan ngasal nyet.

Sebenernya sifat gak asik ini (ketidakprofesionalitasisasismers--kata ciptaan gue) kalo mau dibahas kagak bakal ade abisnya sob. Ebuset. Dan belom apa2 gue bosen. Yaaaah mulai luntur gairah nge-blognya. Dan entri ini jatohnya curhat. Maklum "blog utang", dimanemane yang namanya utang pasti gak ikhlas bayarnya. Udah deh kurang menarik jangan dibaca (hipnotis smua reader untuk menghapus memorinya 10 menit ke belakang). Lihaaaat mataaa sayyyyaaah... Haalllah... Panjaang! Gak gak gak kuaaaattt. Ngaco. Udeh yeh darlings. Ngantuk.

Salam belek kering di mata kanan.

Xoxoxo,

-S-

Senin, 08 Agustus 2011

Peri Kebinatangan

Mreka yang kenal "banget" ma gue pasti tau kalo gue lebih sayang binatang (khususnya anjing dan kucing) drpd manusia. Yup. Terserah loe mau ngejudge gue apa but its true. Dulu gue pernah nonton dokumentasi tentang global warming dan ada gambar kartun polarbear kelelep di laut gara2 es kutub mencair, gue nangis seadaadanya. Kartun. Gue nangis histeris. And then di dokumentasi yang sama ada footage korban hurricane katrina dgn mayat mengambang2 di pinggir jalan dan gue cuma komentar dalam hati "ya ampun, kasian". Flat. Tapi serius kasian. Tapi flat. Confirmed. Gue lebih berperikebinatangan.

Mreka yang pernah makan di pinggir jalan ma gue juga pasti tau kalo kebetulan ada kucing atau anjing yang diusir dengan dikasarin baik sama yang dagang ataupun konsumen lain gue pasti murka ditempat. Pasti ribut di tempat! Gue pernah nyirem orang pake aqua(sebut merek, bodoamat) gara2 dia lagi makan nyirem kucing (dengan maksud ngusir) padahal si kucing cuma duduk disebelahnya dengan muka manis melas. Kalo gak mau liat kucing yah jangan makan pinggir jalan donk nyet! (crita lagi jadi emosi lagi). Gue pernah ngejar anak2 kampung komplex pas sd pake panci dgn gue yg hanya berkostumkan singlet and kolor (maklum anak2) gara2 mreka nendang anjing kampung.And dont get me started on topeng monyet yah! Mreka smua musuh terbesar gue sejajar sama FPI. Emang-emang itu adalah sasaran imajinasi terburuk gue. Sayangnya slalu liatnya sembari mobil jalan. Pengen turun dan seret kpala mreka gue lindas di ban. (bacaan 17thn ke atas, gue aja baru cukup umur buat bacaan sadis begini). Asli gue GAK pernah akan ngasih duit ke topeng monyet! GaK akan gue dukung! Let 'em starve. Memang kasian monyetnya tp gue yakin mreka dpt duitpun monyetnya ttp ga dikasih makan!Asli smua Udah ga terhitung brapa orang yang gue ajak brantem gara2 ngasarin binatang. Gue udh ga pandang bulu deh. Mau cewe, cowo, bapak, ibu, bencong, nenek, kakek, i dont give a syit. Pokoknya mreka jahatin binatang brarti mreka siap dijahatin ma gue. Byar tau rasanya jadi binatang yang mreka tindas. Fair donk.


Mreka yang pernah nonton film binatang ma gue juga yakin hafal, kalo slesai nonton muka gue bisa bengep2 kebanyakan nangis. (boros tissue ga baik buat alam). Parah adegan anjing dibentak ajah gue udh kaya keran bocor. Padahal gue gak cengeng loh anaknya *kibas rambut* .
My first puppy namanya "Chicco" (campuran anjing kampung and peking) died when he was 8 diracunin maling. Kbayang donk nasib tuh maling kalo one day bisa ketangkep ma gue? You dont wanna know (ide: cekokin muntahan kuda). My second dog was "Ben" (Golden Retriever) died umur 13 thn kena tumor :'(. No other dog can replace my ben (BRB histeris dulu). Okay im cool. Next pet, my persian cat, "Carlo", sleeps with me. Super cute.

Skarang, gue punya tandem, the man of my dreams. Yang berperikebinatangannya sama kaya gue (tapi kalo die sih berperikemanusiaannya seimbang gak kaya gue ;p). Together we have 7 dogs! "Richie" (Chocolate Labrador), "Mile" (Black Labrador), "Frodo" (Choco Lab anaknya Mile and Richie), "Bella" (Frenchie), "Bianca" (American Bully) , "Elektra" (Pitbull), and the newest member of our family "Alice" (syberian husky). Yes. Dikelilingi anjing2 ini, im HAPPY!

Weits. Panjang aja gue ngemengnya! Byasa gini deh tante2 (umur 17tahun) kalo ngomongin anak2nya ;p. Hikmah yang bisa diambil dari blog gue hari ini: Jangan pernah kasar ma binatang.... Kalo mau slamet *gulung lengan baju- pletekin jari2* #ngancem. Sekian tabungan bloggy gue hari ini. Sampai jumpa besok masbro, mbakbro, bancibro!

Salam ketek mulus,*pamer ketek kinclong*
Xoxo, -S-






















SharenaINK

Oy oy im back! Yup! Day 4 as a blogger. Kewl! Baca judulnya brasa donk gue nulis ala ala Miami Ink. Ejiyeeeeh jiyeeeeh mau bahas tatooo nih ye nih yeee cieeeeeehhh. Me the tattooholic. Untung profesi gue begini, kalo nggak sih lobang idung gue juga udh tatoan kali sampe ke selipan jempol kaki.

Tattoo for me adalah sebuah karya (eitsedhapgakbahasaguehaaah??). Body art! Its personal, its meaningfull, its unique and its an expression of who you are (syapa yang mau bayarin kalimat gue silahkan contact manager saya). Banyak orang beranggapan kalo org tatoan tuh bandel, sangar, pemberontak. Well, mreka salah! Jelas2 gue tatoan dan gue orang paling manis yang gue kenal *kedipkedip* Plis deh jangan kolot. Mungkin jaman dulu, jamanya nato masih pake cara dipantek kaya masang paku gue akuin, mreka sangar. They got BIG BALLS. Kalo sekarang? Yaelaaah cuma pake mesin canggih jarum cilik yang bunyinya annoying mah anyone can do it. Anak kucing juga brani!

(Di luar topik)
Dulu pas kuliah gue ada 11 piercing on me. 5 anting kanan, 4 anting kuping kiri, anting idung, and anting puser. Tetep. Bukan brarti bandel. Gue anak paling manis sedunia (yeah right). Gue piercing karena gue gemes liat smua anting itu dan pengen pake smua (gak mau milih). Anting kuping kanan kiri gue yg paling bawah itu piercing seukuran 10mm jd jari kelingking gue muat. Gue pada saat itu satu2nya cewe (iye gue cewe) yg di piercing kaya gitu, makin lama banyak yang ikut2an, alhasil gue jd males so smua anting gue lepas. Kalo udh massal udah gak asik. Keanehannya jadi ilang.

(Balik ke topik)
Got my first tat when i was 19. Pas masuk kuliah. Dari kecil udh ngidam mampus tato kupu2, seneng banget pas kesampean. Before nato gue tanya my mom and dad "mommy daddy boleh nato a supercute butterfly on my back gak *kedipkedip*?" and they were like "HELL NO! *mata melotot*". Tapi memang gue nanyanya formalitas, ya kaaaleee lolos. I did it anyways. Abis nato pamer lagi ke mom and dad, and my mom was like "iiiiihhh lucu bangeeet! Mama mauuu!!" (see gue aneh gara2 mamah). Melihat reaksinya gue bikin deal with my mom, kalo kita ke S'pore kita bakal bikin tato samaan (knapa s'pore? Coz my mom pake alasan higienisitasi dan cuma mau nato disana) dan ofcourse akibat deal itu kita udah GAK pernah lagi ke s'pore. She chickened out! Still, I have the best parents in the whole wiiideee wooorld.



My 2nd and 3rd tattoo buatnya on the same day, baru putus sm mantan trs berpikiran takut next boyfriend ga ngijinin tato jd gue melesat bawa mobil bikin tato on the spot (satu di pinggung blakang dan satu di ankle kanan) ngasal tapi lumayan lucu lah secara dadakan eyyyym. Pas kelar kleyengan gak bisa nyetir pulang jd dijemput sahabat gue ujungujungnya (penting banget informasi ini). Setelah tiga tato itu duduk manis di kulit kuning bang..eh langsat mulus ini, gue sempet vakum berkarya ditubuh lumayan lama. Efek kerjaan juga jd ribet nutupinnya. Rindu stengah mati ditusuk2 jarum cilik penuh warna ituh. #eaaa

7tahun kemudian, kelamaan di bandung, bosen, beem (baca: banyak mau) masuklah saya dan sang kekasih ke dalem studio tato dengan niat membuat couple's tattoo (semacem ababil). Sembari menunggu dan mencari2 design i got bored (yup, gue gampang banget bosenan) dan secara gue impulsif gue memutuskan nunggu sembari bikin tato lucu2an diblakang kuping. 3 little butterflies. Lucu. Gemes. Pengen toel. Tato keempat kelar. Dan design couple's tattoo pun udh dipilih. Sang kekasih mulai duluan nato. Lama. Me, bosen lagi. Ujung2nya ke-beem-an udh gak bisa dibendung. Natolah logo inter di belakang leher. Yeaaayyy. Tato kelima dan keenam dikerjain on the same time. 2 penato handal depan blakang. Rampung sudah 6 tats on my body. Addictive parah!

*ngosngosan* panjang aje nih blog. Bosen. Udah yaaahhh curhat natonya. I got INKED! Yeah! See yah!

Salam kilik kilik kuping pake kemoceng!
Xoxo,
-S-